Rabu, 19 November 2014

Fakta Tentang Empat Klub Sepakbola Tertua di Indonesia

Meski prestasi Tim Nasional Indonesia pada saat ini sedang jalan ditempat, tetapi antusiasme suporter terhadap Tim Nasional Indonesia sangatlah besar. Antusiasme suporter bukan hanya terhadap Tim Nasional tetapi juga terhadap Klub kebanggaan mereka.

Diantara banyaknya klub sepakbola yang ada di Indonesia ada beberapa diantaranya memiliki prestasi gemilang dikancah Nasional maupun Internasional. Dan beberapa klub tersebut juga memiliki sejarah panjang dalam persepakbolaan Indonesia. Berikut Fakta tentang Empat Klub Tertua di Indonesia beserta dengan sejarahnya.


Fakta Tentang Empat Klub Tertua di Indonesia



1. PSM Makassar (02 November 1915)

Nama Klub : PERSATUAN SEPAKBOLA MAKASSAR
Terbentuk : 02 November1915
Julukan : Pasukan Ramang
Nama Stadion : Gelora Andi Mattalatta
Kapasitas : 28.000 Penonton

Berdiri pada tanggal 02 November 1915 dengan nama Makassar Voetbal Bond (MVB), MVB merupakan gabungan antara putra dari elit belanda dan pribumi Makassar. Pada tahun 1942, saat Jepang mulai memasuki Indonesia hingga ke Makassar. Sepakbola yang berbau belanda tidak boleh tampil lagi, peraturan dari Jepang ini pun dimanfaatkan oleh putra-putra Makassar yang langsung merubah nama Makassar Voetball Bond menjadi Persatuan Sepakbola Makassar yang kini dikenal PSM.
Tahun 1957 PSM Makasar mendapatkan piala pertamanya ketika menghadapi PSMS MEdan. Setelah piala pada tahun tersebut berturut-turut PSM meraih juara perserikatan pada tahun 1959, 1965, 1966, dan 1992. Dilevel Internasional, PSM Makassar tercatat sebanyak dua kali mewakili Indonesia di laga Liga Champions Asia dan pernah menjadi tuan rumah Perempat Final Liga Champions Asia.

2. Persis Solo (08 November 1923)
Nama Klub : Persatuan Indonesia Sepakbola Solo
Terbentuk : 08 November 1923
Julukan : Laskar Samber Nyawa
Nama Stadion : Stadion Manahan, Surakarta
Kapasitas : 35.000 penonton

Didirikan pada 08 November 1923 dengan nama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB) didirikan oleh Sastrosaksono tokoh sepakbola solo waktu itu, Pada tahun 1928, di bawah kepemimpinan Soemokartiko, Vorstenlandsche Voetbal Bond resmi berganti nama menjadi Persatuan Sepakbola Indonesia Solo, disingkat Persis.
Persis pernah meraih juara kompetisi perserikatan PSSI sebanyak 7 kali di Perserikatan PSSI, yaitu pada tahun 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942 dan 1943. Diliga Indonesia tahun 1994 pernah juara didivisi II dan pada tahun 2006 juara dua divisi I.

3. Persipura Jayapura (01 Januari 1925)
Nama Klub : Persatuan Sepakbola Indonesia Jayapura
Terbentuk : 01 Januari 1925
Julukan : Mutiara Hitam
Nama Stadion : Stadion Mandala Jayapura
Kapasitas : 40.000 penonton

Persatuan Sepak bola Indonesia Jayapura (disingkat Persipura Jayapura) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang bermarkas di Jayapura,Papua. Prestasi tertingginya hingga kini adalah menjadi empat kali juara Liga Indonesia dari tahun 2005 hingga 2013. Di era Perserikatan, prestasi Persipura adalah runner-up Divisi Utama (1980) dan dua kali juara Divisi I (1979 dan 1993)

3. Persebaya Surabaya 1927 (18 Juni 1927)
Nama Klub : Persatuan Sepakbola Surabaya
Terbentuk : 18 Juni 1927
Julukan : Bajul Ijo, Green Force
Nama Stadion : Stadion Gelora Bung Tomo
Kapasitas : 30.000-55.000 penonton
Pada awal berdiri persebaya bernama Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB). 1943 SIVB berganti nama menjadi Persibaja (Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja). Tahun 1960, nama Persibaja dirubah menjadi Persebaya (Persatuan Sepak Bola Surabaya). Pada era perserikatan ini, prestasi Persebaya juga istimewa. Persebaya adalah salah satu raksasa perserikatan selain PSMS Medan, PSM Makassar, Persib Bandung maupun Persija Jakarta.

4. Persija Jakarta (28 November 1928)
Nama Klub : Persatuan Sepakbola Indonesia Jakarta
Terbentuk : 28 November 1928
Julukan : Macan Kemayoran
Nama Stadion : Stadion Gelora Bung Karno
Kapasitas : 88.083 penonton

Persija (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta. Persija saat ini berlaga di Liga Super Indonesia. Persija didirikan pada 28 November 1928, tepat sebulan setelah Sumpah Pemuda, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ). VIJ merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan Persatuan sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan keikutsertaan wakil VIJ, Mr. Soekardi dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprojo Yogyakarta, Sabtu-19 April 1930.


Kesimpulan : Memiliki suatu klub yang mempunyai sejarah yang panjang serta prestasi yang besar adalah hal yang membanggakan bagi suporternya, tetapi dukunglah klub sepakbola anda dengan sportif dan hargailah lawan dari klub kebanggaan anda tersebut. Karena sebenarnya semua klub di Indonesia adalah saudara, jagalah kedamaian dan semoga juara :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar